Indonesia sebagai negara tropis mempunyai potensi besar untuk menghasilkan kedelai. Meningkatnya perhatian dunia terhadap kedelai ini disebabkan oleh banyak faktor, antara lain : nilai gizi yang tinggi untuk dipakai sebagai bahan makanan disamping untuk industri (Susanto, 1994).
Kedelai mengandung protein 35 % bahkan pada varitas unggul kadar proteinnya dapat mencapai 40 % – 43 %. Dibandingkan dengan beras, jagung, tepung singkong, kacang hijau, daging, ikan segar, dan telur ayam, kedelai mempunyai kandungan protein yang lebih tinggi, hampir menyamai kadar protein susu skim kering. Bila seseorang tidak boleh atau tidak dapat makan daging atau sumber protein hewani lainnya, kebutuhan protein sebesar 55 gram per hari dapat dipenuhi dengan makanan yang berasal dari 157,14 gram kedelai.
Proses pengolahan kedelai menjadi berbagai makanan pada umumnya merupakan proses yang sederhana, dan peralatan yang digunakan cukup dengan alat-alat yang biasa dipakai di rumah tangga. Banyak produk makanan yang dibuat dari bahan baku kedelai, di antaranya adalah susu kedelai yang dibuat dari ekstrak kedelai. Kadar protein dan komposisi asam amino serta lemak dalam susu kedelai hampir sama dengan susu sapi. Komposisi itu bergantung pada varietas kedelai dan cara pengolahannya.
Susu kedelai memiliki sumber protein yang mempunyai susunan asam amino yang mendekati susunan asam amino susu sapi, sehingga dapat digunakan sebagai pengganti susu sapi bagi mereka yang tidak toleran terhadap susu sapi. Selain memiliki manfaat gizi yang sangat besar. Susu kedelai juga sangat mudah dalam proses pembuatannya.
A. Susu Kedelai
Susu kedelai adalah minuman serupa susu yang dibuat dari kedelai. Minuman ini berasal dari Tiongkok dan merupakan emulsi stabil minyak, air, dan protein. Susu kedelai memiliki komposisi yang mirip dengan susu: 3,5% protein, 2% lemak, serta 2,9% karbohidrat. Susu kedelai dapat dibuat dengan peralatan dapur sederhana dengan menggerus kedelai kering dengan air, ataupun dengan menggunakan mesin.
Susu kedelai juga dikenal sebagai minuman kesehatan, karena tidak mengandung kolesterol melainkan kandungan phytokimia, yaitu suatu senyawa dalam bahan pangan yang memunyai khasiat menyehatkan. Kelebihan dari susu kedelai adalah ketiadaan laktosa, sehingga susu ini cocok untuk dikonsumsi penderita intoleransi laktosa, yaitu seseorang yang tidak memunyai enzim laktase dalam tubuhnya. Orang tanpa ensim laktase tidak dapat mencerna makanan yang berlemak.
Susu kedelai memiliki sumber protein yang mempunyai susunan asam amino yang mendekati susunan asam amino susu sapi, sehingga dapat digunakan sebagai pengganti susu sapi bagi mereka yang tidak toleran terhadap susu sapi. Selain memiliki manfaat gizi yang sangat besar. Susu kedelai juga sangat mudah dalam proses pembuatannya. Susu kedelai diperoleh dengan cara penggilingan biji kedelai yang telah direndam dalam air, hasil penggilingan kemudian disaring untuk memperoleh filtrat selanjut nya dididihkan dan diberi bumbu untuk meningkatkan rasanya (Koeswara, 1995).
B. Kandungan Nutrisi Susu Kedelai
Susu kedelai merupakan minuman yang bergizi tinggi, terutama karena kandungan proteinnya. Selain itu susu kedelai juga mengandung lemak, karbohidrat, kalsium, phosphor, zat besi, provitamin A, Vitamin B kompleks (kecuali B12), dan air. Namun perhatian masyarakat kita terhadap jenis minuman ini pada umumnya masih kurang. Susu kedelai ini harganya lebih murah daripada susu produk hewani. Susu kedelai dapat dibuat dengan teknologi dan peralatan yang sederhana, serta tidak memerlukan keterampilan khusus. Penggunaan air sumur dapat menghasilkan susu kedelai dengan rasa yang lebih enak. Untuk memperoleh susu kedelai yang baik, kiita perlu menggunakan kedelai yang berkualitas baik. Dari 1 kg kedelai dapat dihasilkan 10 liter susu kedelai.
Kacang kedelai sangat terkenal karena nilai nutrisinya yang kaya. Ia dipertimbangkan sebagai “protein lengkap”, salah satu yang mengandung 8 asam amino esensial lengkap yang dibutuhkan tubuh manusia. Kacang kedelai juga mengandung calcium, zat besi, potasium, dan fosfor. Kacang kedelai juga kaya dalam vitamin B komplek.
Berikut cara membuat susu kedelai secara manual :
Bahan :
• Kedelai 1 kg.
• Air panas 8 liter.
• Air dingin utk perendaman 3 liter.
• Gula pasir 100-200 gram.
• Panili 2 gram.
• Coklat 15 gram. Garam 15 gram
Alat :
• Panci.
• Penggiling batu.
• Kain Saring atau kain blacu. Tungku atau kompor
Cara pembuatan :
1. Bersihkan kedelai dari segala kotoran, kemudian cuci.
2. Cuci sampai kulit arinya terkelupas dan biarkan mengering. Hancurkan dengan penggiling dari batu.
3. Campur kedelai yang sudah halus dengan air panas. Aduk-aduk campuran sampai rata.
4. Saring campuran dengan kain saring, sehingga diperoleh larutan susu kedelai.Tambahkan gula pasir, panili, dan garam ke dalam larutan susu, lalu aduk sampai rata dan panaskan hingga mendidih.
5. Susu kedelai siap dinikmati, susu kedelai bisa dinikmati dengan keadaan dingin ataupun panas.
Tentu jika hendak memproduksi susu kedelai kita memerlukan peralatan seperti mesin penggiling kedelai. Namun, tahukah Anda bahwa mesin penggiling kedelai merupakan salah satu contoh dari teknologi tepat guna. Hal tersebut bias dibuktikan jika mengamati gambar di bawah dengan saksama.
Berikut cara membuat susu kedelai secara modern :
• Siapkan kedelai yang sudah bersih.
• Nyalakan mesin penggiling otomatis.
• Tuangkan kedelai ke dalam mesin .
• Campurkan dengan air dan gula secukupnya.
• Susu kedelai sudah siap dikonsumsi.
Penggiling manual dan penggiling otomatis memiliki fungsi yang sama yaitu sama – sama digunakan untuk menggiling kedelai sehingga tersisa ampasnya saja. Tetapi jika berbicara masalah efisiensi dan efektivitas, mesin penggiling kedelai otomatis jauh lebih unggul dibandingkan dengan alat penggiling kedelai manual. Inovasi juga terlihat dari mesin penggiling kedelai otomatis yang mampu memproduksi susu kedelai jauh lebih banyak dibandingkan alat penggiling kedelai manual. Disamping menghasilkan produk yang lebih banyak, mesin penggiling kedelai otomatis juga mudah digunakan. Tidak perlu membuang-buang tenaga untuk menggilingnya seperti pada saat menggunakan alat menggiling manual.
Kelebihan Pembuatan Susu Kedelai secara Tradisional
1. Hasil jadi (berupa serbuk kedelai) bias kita gunakan untuk membuat sesuatu produk atau makanan selain susu kedelai
2. Ramah lingkungan
3. Tidak memerlukan energi listrik dalam pembuatannya
4. Biaya alatnya terjangkau
Kekurangan Pembuatan Susu Kedelai secara Tradisional
1. Proses pembuatan serbuk kedelai menggunakan alat tradisional lebih lama.
2. Menggunakan tenaga yang lebih besar untuk menghasilkan serbuk kedelai.
3. Jumlah yang dihasil dalam pembuatan serbuk ini sedikit.
4. Kedelai tidak langsung menjadi susu kedelai melainkan menjadi serbuk kedelai terlebih dahulu.
Kelebihan Pembuatan Susu Kedelai secara Modern
1. Tidak memerlukan waktu lama dalam proses pembuatannya.
2. Membutuhkan tenaga lebih sedikit ketimbang menggunakan alat tradisonal.
3. Kedelai yang dihasilkan langsung menjadi susu kedelai (tidak menjadi serbuk kedelai seperti menggunakan alat tradisional).
4. Dalam proses perawatannya pun mudah.
Kekurangan Pembuatan Susu Kedelai secara Modern
1. Biaya mesinnya mahal
2. Memerlukan tegangan listrik sebagai alat untuk mengoprasikan alat pembuat susu kedelai ini
Jika memperhatikan syarat – syarat teknologi tepat guna, mesin penggiling kedelai otomatis tentu memenuhi syarat – syarat tersebut. Berikut ini penjabarannya.
Teknis Secara teknis, mesin penggiling kedelai otomatis sangat mudah digunakan karena kita hanya mengisi mesin dengan kedelai yang dicampurkan dengan air. Mesin lah yang akan menggiling kedelai. Kita hanya perlu menunggu sampai sari kedelai keluar. Mesin tersebut juga mampu memproduksi produk susu kedelai dengan cepat. Secara teknis efisiensi dan efektivitasnya tinggi.
Ekonomis Karena mesin yang digunakan memang diperuntukan untuk menggiling dan juga telah mendapat izin edar terlebih lagi telah beredar di pasaran, maka mutu dan kualitasnya patut diperhitungkan.
Sosial budaya Dengan ukuran mesin yang tidak terlalu besar, tentu akan sangat mudah mengoperasikannya. Dalam perawatan pun juga akan sangat mudah karena komponen yang digunakan mudah dibersihkan. Siapapun bisa dengan mudah megoperasikannya.
Komentar
Posting Komentar